

JAKARTA — Arus balik Lebaran 2026 berlangsung lancar dan terkendali, memicu apresiasi luas dari berbagai pihak.
Kelancaran tersebut menjadi penutup positif rangkaian mudik nasional sekaligus mencerminkan kesiapan strategi pengaturan lalu lintas yang matang dan terkoordinasi.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan penghargaan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan secara bertahap selama masa libur.
Pola perjalanan yang tersebar dinilai mampu mencegah penumpukan kendaraan pada waktu tertentu sehingga arus balik tetap terkendali.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini dengan memilih pulang kampung sesuai dengan yang kita harapkan sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu,” kata Prasetyo.
Ia juga mengapresiasi kinerja petugas lintas instansi yang terlibat langsung di lapangan, mulai dari Kepolisian, Kementerian Perhubungan, hingga BUMN sektor transportasi dan logistik.
Dukungan TNI turut memperkuat kelancaran mobilitas, termasuk melalui kesiapan armada tambahan untuk mendukung arus balik.
“Termasuk TNI juga diminta oleh Bapak Presiden manakala diperlukan untuk menyediakan transportasi-transportasi yang dimiliki, termasuk kapal-kapal laut kita untuk membantu kelancaran arus mudik maupun nanti arus balik ke daerah masing-masing,” ujar Prasetyo.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menekankan pentingnya pemanfaatan seluruh sumber daya negara dalam mendukung kelancaran transportasi Lebaran.
Ia meminta koordinasi antara TNI, Polri, dan Kementerian Perhubungan diperkuat guna memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan efisien.
“Kemungkinan Angkatan Laut dan Angkatan Darat punya kapal-kapal, mungkin ini bisa diperbantukan, dikoordinasikan dengan Menhub,” ujar Prabowo.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah, Aminullah Siagian, yang menilai kinerja Polri menunjukkan kesiapan serius dalam mengawal arus mudik dan balik.
Ia menyoroti berbagai langkah strategis yang berdampak langsung terhadap kenyamanan masyarakat.
“Kapolri bersama seluruh jajaran telah menunjukkan keseriusan dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik. Persiapan yang matang ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Aminullah.
Ia juga mengapresiasi keberadaan pos pelayanan terpadu di jalur strategis yang memberikan manfaat nyata bagi pemudik.
“Pos pelayanan terpadu ini sangat membantu. Para pemudik bisa beristirahat dengan aman, mendapatkan layanan kesehatan, serta informasi terkini terkait kondisi lalu lintas. Ini langkah nyata yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Menurutnya, sinergi antarinstansi serta pendekatan humanis aparat menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.
“Pendekatan humanis ini penting. Polri tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang mengedepankan empati dan kepedulian,” tegasnya.
Kelancaran arus balik tersebut menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor, kesiapan infrastruktur, dan partisipasi masyarakat mampu menghadirkan perjalanan yang tertib, aman, dan penuh kenyamanan hingga akhir masa Lebaran. (*)



