Jakarta – Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama internasional untuk mengembangkan energi nuklir sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan listrik nasional. Kerja sama
Medium Timur
Pemerintah Dorong Energi Nuklir untuk Perkuat Kemandirian Indonesia
JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mempercepat langkah strategis dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia.
Membangun Kemandirian Energi Nuklir dengan SDM dan Regulasi Kuat
Oleh: Diandra Karisma )* Pengembangan energi nuklir menjadi salah satu langkah strategis Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi dan memenuhi kebutuhan listrik jangka
Komitmen Pemerintah Mengelola Potensi Nuklir Indonesia secara Aman dan Berkelanjutan
Oleh: Afrian Sadewa )* Pemerintah terus mempersiapkan pemanfaatan energi nuklir sebagai bagian dari strategi memenuhi kebutuhan listrik nasional dan mendukung transisi menuju
Program MBG Buka Lapangan Kerja dan Peluang Usaha Baru
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Melalui operasional dapur, pengadaan bahan pangan, dan
MBG Gerakkan Ekonomi Daerah lewat Penyerapan Tenaga Kerja
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berkembang sebagai upaya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Hingga September 2026,
Penyerapan Tenaga Kerja MBG Membuka Peluang Kemandirian Ekonomi Rakyat
Oleh: Bara Winatha*) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkembang sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus membuka peluang
MBG Jadi Penggerak Ekonomi Daerah, Buka Peluang Usaha dan Lapangan Kerja
Oleh: Yusuf Rinaldi)* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku
Pemerintah Percepat Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Keluarga
JAKARTA – Pemerintah percepat penyaluran bantuan pangan beras bagi 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) kelompok desil 1 hingga desil 4 di

