Harga Bahan Pokok Terkelola Baik, Ramadan Kian Tenang

oleh -15 Dilihat
banner 468x60

Oleh: Dewi Maharani*

Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, stabilitas harga bahan pokok menjadi indikator utama kesiapan negara dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus ketenangan sosial. Tahun ini, optimisme publik bertumpu pada data dan kebijakan yang terukur. Pemerintah memastikan bahwa harga kebutuhan pokok relatif terkendali, stok melimpah, serta distribusi berjalan lancar. Kondisi tersebut memperkuat narasi bahwa harga bahan pokok terkelola baik, sehingga Ramadan kian tenang dan masyarakat dapat menjalankan ibadah tanpa dibayangi kekhawatiran lonjakan harga.

banner 336x280

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa sebagian besar harga komoditas pangan pokok secara nasional berada pada level aman. Pemerintah memantau pergerakan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) guna menjamin keterjangkauan daya beli seluruh lapisan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa transparansi informasi harga memungkinkan masyarakat memeriksa perkembangan nilai barang pokok secara aktual dan akurat setiap hari. Penurunan harga MinyaKita menjadi Rp16.020 setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp16.800 menunjukkan efektivitas regulasi harga eceran tertinggi sebesar Rp15.700. Menurutnya, koreksi harga tersebut menjadi indikator positif stabilitas inflasi pangan di tingkat konsumen.

Stabilitas harga juga terlihat pada komoditas protein dan hortikultura. Harga daging sapi nasional tercatat Rp133.618 per kilogram, masih jauh di bawah harga acuan pemerintah Rp140.000. Bawang putih berada di rata-rata Rp36.875 per kilogram, di bawah batas eceran tertinggi Rp38.000. Meski telur ayam ras berada di Rp30.570 per kilogram atau sedikit melampaui harga acuan Rp30.000, pemerintah memastikan pasokan dalam kondisi cukup sehingga tekanan harga tidak berkembang menjadi gejolak. Kebijakan pasar murah Ramadan yang melibatkan 75 pemasok pangan tanpa dukungan APBN turut memperkuat stabilitas. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pelaku usaha memungkinkan barang dijual dengan harga jauh lebih rendah dibanding harga pasaran reguler, sebagai wujud nyata kehadiran negara menjaga daya beli masyarakat di tengah efisiensi anggaran.

Dari sisi hulu, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman untuk menyambut Ramadan dan Lebaran 2026. Ia menyatakan bahwa produksi tinggi dan stok melimpah menjadi jaminan stabilitas harga. Sembilan komoditas strategis tercatat surplus hingga April mendatang, meliputi beras, gula konsumsi, cabai besar, cabai rawit, jagung, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi kenaikan harga beras karena cadangan nasional mencapai 3,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah dan lebih dari dua kali lipat kondisi normal yang berkisar 1 hingga 1,5 juta ton. Pemerintah juga menyiapkan 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram sebagai bantalan tambahan.

Amran juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak menjual komoditas melampaui aturan Harga Eceran Tertinggi. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberi ruang bagi praktik penimbunan maupun spekulasi harga. Menurutnya, stok minyak goreng pemerintah mencapai 700 ribu ton dengan harga maksimal Rp15.700, daging ayam memiliki harga acuan pembelian Rp40.000, dan daging sapi Rp140.000. Kepastian angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa kebijakan harga didukung oleh kapasitas produksi dan cadangan riil, bukan sekadar imbauan administratif.

Data Badan Pusat Statistik memperkuat optimisme tersebut. Potensi produksi padi sepanjang Januari hingga Maret 2026 diperkirakan mencapai 17,65 juta ton Gabah Kering Giling, meningkat 2,41 juta ton atau naik 15,80 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan signifikan ini menegaskan fondasi produksi domestik yang semakin solid. Surplus produksi menjadi bantalan kuat menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen sekaligus memperkecil risiko impor mendadak.

Pengawasan distribusi dilakukan secara ketat melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa memastikan harga bawang merah dan daging sapi masih berada dalam rentang Harga Acuan Pemerintah berdasarkan hasil inspeksi di Pasar Induk Kramat Jati dan sejumlah pasar lainnya. Ia menjelaskan bahwa secara prinsip pasokan relatif baik dan suplai harian komoditas strategis tetap tersedia. Meski cabai rawit merah sempat berada di atas harga acuan, tren harga menunjukkan penurunan dari Rp90.000 menjadi Rp80.000 per kilogram berkat fasilitasi distribusi pangan.

Dari sisi penegakan hukum, Brigjen Zain Dwi Nugroho dari Satgas Pangan Polri menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk memonitor ketersediaan dan stabilitas harga. Pengawasan difokuskan pada sumber distribusi besar seperti pabrik dan distributor utama, bukan pedagang kecil, guna memastikan rantai pasok hulu berjalan sesuai ketentuan. Langkah preventif ini menegaskan bahwa stabilitas harga adalah komitmen bersama yang dijaga secara struktural.

Keseluruhan langkah tersebut menunjukkan bahwa stabilitas harga bukan hasil kebetulan musiman, melainkan buah dari perencanaan, produksi, distribusi, dan pengawasan yang terintegrasi. Dengan stok melimpah, cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah, pasar murah kolaboratif, serta pengawasan tegas, Ramadan 2026 hadir dalam suasana yang lebih kondusif. Harga bahan pokok yang terkelola baik menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat, memperkuat daya beli, dan memungkinkan umat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk. Dalam konteks ini, Ramadan kian tenang bukan sekadar harapan, melainkan refleksi nyata dari tata kelola pangan nasional yang semakin matang dan berpihak pada kepentingan rakyat luas.

*Penulis merupakan Analis Data Statistik Pangan dan Perdagangan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.