Penataan Ruang Digital; Bukti Komitmen Pemerintah Jalankan Amanat Reformasi Bidang Hukum

oleh -22 Dilihat

Jakarta – Momentum Hari Reformasi Nasional menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang kuat dan penegakan hukum yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Pemerintah pun terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan reformasi hukum melalui penguatan pengawasan dan penataan ruang digital nasional agar semakin aman, sehat, dan produktif.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh aparat harus menyudahi praktik penyelewengan, termasuk korupsi, praktik beking-membeking kejahatan, perjudian ilegal, penyelundupan, hingga narkoba. Menurut Presiden, aparat negara harus kembali pada jati dirinya sebagai pelayan rakyat yang bekerja untuk kepentingan masyarakat.

“Seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing. Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri. Harus membersihkan diri. Harus berani koreksi,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga mengingatkan agar aparatur negara tidak terlibat maupun menjadi pelindung praktik-praktik pelanggaran hukum. Ia menekankan pentingnya reformasi internal agar institusi penegak hukum semakin profesional, bersih, dan dicintai rakyat.

“Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat beking penyelewengan. Aparat beking penyelundupan, beking narkoba, beking judi. Saya mengimbau atas nama rakyat, jadilah tentara rakyat, jadilah polisi yang dicintai rakyat,” ujar Presiden.

Salah satu langkah konkret reformasi hukum tersebut terlihat dari keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia mengungkap jaringan perjudian online internasional yang melibatkan 320 warga negara asing di kawasan Jakarta Barat. Keberhasilan ini mendapat apresiasi luas karena dinilai menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber terorganisir.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman menegaskan bahwa pemberantasan perjudian online sejalan dengan visi besar pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat reformasi hukum dan menjaga stabilitas nasional di era digital.

“Pemberantasan perjudian online juga sejalan dengan Astacita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat reformasi hukum, menjaga stabilitas keamanan nasional, serta menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif bagi masyarakat Indonesia. Kami mendorong Polri untuk terus menindak para pelaku utama, bandar, operator, maupun pihak-pihak yang memfasilitasi aktivitas perjudian online tanpa pandang bulu,” tutur Habiburokhman.

Momentum Hari Reformasi Nasional diharapkan menjadi penguat semangat seluruh elemen bangsa untuk mendukung langkah pemerintah dalam membangun sistem hukum yang modern, profesional, dan terpercaya. Dengan komitmen pembenahan internal aparat serta penegakan hukum yang konsisten, reformasi hukum diyakini mampu memperkuat stabilitas nasional sekaligus menghadirkan ruang digital yang bersih, sehat, dan produktif demi kemajuan Indonesia.