Kerja Cepat Pemerintah Pastikan Pasokan Listrik Sumatera Kembali Stabil

oleh -11 Dilihat

Jakarta – Pemerintah bergerak cepat memastikan pemulihan pasokan listrik di Sumatera berjalan optimal pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai, Jambi. Hasilnya, lebih dari 8,3 juta dari total 13,1 juta pelanggan terdampak kini telah kembali menikmati aliran listrik.

Direktur Utama Darmawan Prasodjo menegaskan sejak awal gangguan terjadi, PLN langsung bergerak melakukan pemeriksaan dan pemulihan sistem kelistrikan secara menyeluruh.

Menurutnya, indikasi awal menunjukkan gangguan dipicu cuaca buruk yang memengaruhi sebagian sistem kelistrikan Sumatera.

“Gangguan pada ruas transmisi berdampak meluas pada sebagian sistem transmisi Sumatra, mengakibatkan penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan memicu efek domino gangguan di sejumlah wilayah,” kata Darmawan.

Ia menjelaskan, jaringan transmisi yang terganggu berhasil dipulihkan dalam waktu singkat. Setelah itu, fokus diarahkan pada pengoperasian kembali pembangkit yang terdampak agar selaras dengan sistem transmisi yang telah pulih.

“Proses penyalaan pembangkit dilakukan secara sistematis dan bertahap dengan tetap mengutamakan keamanan sistem. Pembangkit berbasis hidro dan gas dapat langsung membantu menyuplai sistem sebagai fast response untuk mempercepat recovery awal,” ujarnya.

Pemulihan dilakukan serentak dari sisi transmisi, gardu induk, hingga pembangkit dengan melibatkan ratusan personel di berbagai wilayah terdampak.

Darmawan menyebut ribuan megawatt pasokan listrik berhasil dipulihkan, disertai beroperasinya kembali mayoritas gardu induk.

“Saat ini seluruh petugas dan tim teknis PLN bekerja penuh selama 24 jam di lapangan. Proses pemulihan terus berjalan dan kami all out agar pasokan listrik kepada masyarakat dapat segera pulih kembali secara bertahap dan aman,” ucapnya.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus mengawal proses pemulihan. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menegaskan perhatian serius pemerintah terhadap insiden tersebut.

“Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak,” katanya.

Dukungan juga datang dari Pemuda Peduli Energi Sumatera. Koordinatornya, Ronjef Panjaitan, mengapresiasi langkah cepat PLN.

“Kami mengapresiasi gerak cepat PLN yang langsung menerjunkan tim teknis ke lapangan. Ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

PLN memastikan koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar pasokan listrik di Sumatera kembali stabil sepenuhnya.