Jakarta–Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Sekolah Rakyat akan menjadi ruang yang aman, nyaman, dan inklusif bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, serta meraih cita-cita tanpa terhalang oleh kondisi ekonomi keluarga.
Presiden Prabowo menilai pendidikan merupakan instrumen utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Karena itu, negara harus hadir memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter maupun kemampuan akademik mereka.
“Setiap anak Indonesia berhak memiliki masa depan yang lebih baik. Sekolah Rakyat harus menjadi tempat yang aman dan memberi harapan bagi anak-anak untuk meraih mimpi mereka,” tegas Prabowo Subianto.
Menurut Presiden, Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan nilai kebangsaan, serta pengembangan keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan masa depan. Melalui pendekatan yang menyeluruh, peserta didik diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, mandiri, dan berdaya saing.
Sementara itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menilai kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi untuk memperluas pemerataan pendidikan sekaligus memberikan perlindungan sosial bagi anak-anak yang berasal dari keluarga rentan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta tenaga pendidik yang berkualitas, program ini diyakini mampu meningkatkan kesempatan belajar bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
“Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan. Program ini membuka peluang yang lebih besar bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan mencapai cita-cita mereka,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi peserta didik, keberadaan Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai daerah. Pendidikan yang lebih merata akan memperkuat fondasi pembangunan nasional sekaligus menciptakan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Melalui komitmen yang terus diperkuat, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi simbol kehadiran negara dalam memberikan harapan dan kesempatan yang setara bagi seluruh anak Indonesia. Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan menjadi jembatan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih cerah.




